logo blog
Selamat Datang Di Blog Baru Omen
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog ini,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Cemas saat Kelulusan

Rasa cemas disaat menjelang Ujian Akhir Nasional saat SMK, 9 tahun yang lalu ternyata lebih parah rasa cemas saat setelah menerima kabar kelulusan. Yups, saat itu kami di usir (istilahnya) dari kota kami dengan dalih liburan Akhir sekolah. Angkatan kami dari semua jurusan diwajibkan mengikuti tour wisata ke Wisata Bahari Lamongan, dimana saat itu WBL masih baru dan benar saja banyak wahana yang belum selesei dan siap. Sementara orang tua/ Wali kami akan menerima amplop berisi pengumuman kelulusan kami.

Pihak sekolah benar saja menyiapkan 8-10 bus wisata saat itu dan untungnya, bus yang aq dan teman sejurusan tumpangi adalah bus yang nyaman full AC dan ada karaokenya ( seperti bis patas lah), lain lagi dengan bus2 jurusan Mesin dan Otomotif ... ACnya Alami. Maklumlah kalo dijurusan mereka ga ada ceweknya. Memang tujuan pihak sekolah adalah untuk "menyelimurkan" (alah opo yo boso ne) kami biar kami happi-happi sementara keluarga kami yang datang kesekolah siap2 mental dan emosi kalo anak mereka sampe ga lulus.

padahal didalam perjalan kami sebenarnya juga cemas, apakah lulus atau tidak. lain lagi dengan anak2 jurusan Mesin-Ototmotif yang meskipun bus yang ditumpangi mereka tidak lebih baik dari bus kami, mereka tampak semangat dan senang tanpa ada tampang cemas, terlihat saat bus mereka menyalip bus kami, mereka teriak2 ke arah bus kami manggil2 cewek2 yang ada di bus kami, sembari ada yang lepas kaos, ada yang lepas celana juga kayaknya., rokok dannyanyi2 ga jelas keras2 denga gitar mereka ... bayangin aja seperti sekumpulan monyet di kandang Kebun Binatang dan ada orang yang mau lempar kacang, ya bisa dibayangin seperti itulah mereka .... wkwkwkwk (peace)

sedikit mendrama seperti di film2 remaja , ada yang nyeletuk "kalo aq ga lulus gimana ya?" trus ada yang balas "kalo kamu aja ga lulus, aq juga ga lulus" ... "masa harus ngulang jadi kelas3 lagi?" ... "lulus ga lulus aq nikah aja" ... itu yang di group cewek ... dan di group cowok "kalo ga lulus ya ngulang lagi aja, pasti taun depan lulusnya jadi yang terbaik" .. kalo aq ga lulus, aq disuruh mondok ke pesantren" ... "aq nikah aja ah, tapi ma siapa?" ... "kalo aq ga lulus, aq ntar di sunat lagi"

saat itu dijaman kami belum seperti saat ini, punya HP. ya ada sih yang punya HP tapi itu untuk yang kalangan kelas "Orang Mau Kaya", saat itu adalah masa kejayaan WarTel, dimana untuk menghubungi seseorang kadang kami harus antri untuk giliran masuk KBU. Pernah aq antri sampe 5 orang di wartel cuma untuk mau nelpon tanya  tugas PR dan itu makan waktu sampe setengah jam. dan benar saja saat kami selesai seharian (sebenarnya ga ada seharian sih) di WBL, sebelum balik ke bus, banyak yang antri di wartel cuma untuk menghubungi Bapak/ibu/paman/budhe/bulek/mbah tanya tentang hasil kelulusan. 

Dirumah aq ga punya telepon, yang ada HP itupun nomernya Fren dimana kalo ditelpon dari Wartel tarifnya dalam 3 menit aja bisa sampe 5000. akhirnya aq nelpon tetangga yang tak lain adalah pak RT dikampung kami. setelah antri panjang akhirnya aq menelpon Pak RT kampung aq, dan ternyata diangkat sama adiknya Pak RT  .. (Halah)

"Halo, Nyah jamilah ?" (nyah adalah sebutan tante dalam bahasa Madura) "ini Roni, bisa minta tolong aq nelpon bapak aq ?"

"iya sek tunggu" balasnya gitu.

Selang beberapa menit kemudian ganti bapak aq yang di telpon. " HAALO .. ONO OPO RON ?" itu suara kenceng sekali kayak orang marah2, maklum orang Maduura.usai aq gosok2 telinga gara2 kaget suara bapak yang begitu kencengnya di telpon aq tanya "Yo opo pak, aq lulus ?". 

"Oalah tak kiro Ono Opo ... wes pokok e moleh disek, ngkok delok dewe dek omah"
(oalah kirain ada apa ... pokoknya kamu pulang dulu, nanti lihat sendiri hasilnya di rumah)

"waduh yo opo pak? konco q wes ... tuuut tuuut tuutt" ternyata telponnya langsung ditutup sama bapak. dan karena bill di servernya udah nyetak aq harus segera keluar KBU karena harus gantian dengan antrian setelahq. Halah ... Telepon dan antri yang sia-sia 

Dalam perjalanan pulang, ada teman kami yang punya HP dan dikabari oleh orang tuanya bikin heboh satu bus. "eh katanya di kelas kita ada yang Ga Lulus ... " semua langsung bertanya2 .. "sapa sapa sapa?"
..."ga tau , pokoknya di kelas kita ada yang ga lulus gitu info dai ebes q"

Aq makin cemas, karena saat itu aq berpikir ... gimana kalo aq yang ga lulus?

Sesampainya dirumah, bapak langsung menyuruhq duduk. dan terlihat dari wajahnya dia mau marah ... jadi tambah feeling q ga enak, dia bakal marah abis2an karena aq ga lulus. Tapi ternyata nggak, bapak marah gara2 aq telpon tadi, jadi saat aq nelpon tadi dipikirnya kami ada apa-apa di perjalanan, dan itu membuat bapak dan emak kaget saat tetangga q bilang kalo aq nelpon. Sementara amplop dari sekolah yang ternyata sama bapak belum dibuka diserahkannya ke aq .. "Nyoh .. Bukaen dewe, delok en dewe hasil e"

dan Alhamdulillah, kecemasan yang tadinya hampir muncak hilang setelah diisi surat pemberitahuan itu aq dinyatakan Lulus.
Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »

Copyright © 2015. Selamat Datang di Mr OmenZ - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger